Highlight

Petaka Filler Payudara Seharga 13,5 Juta Salon Zaskia Studio & Beauty

Zaskia Studio & Beauty Bar melakukan perawatan gigi hingga ke filler payudara Salon yang makin serba bisa itu perlu dipertanyakan. Janga...

Sunday, January 19, 2020

Konstruksi putih sebagai standar estetika bagi dunia industri, pada dasarnya hanya sekadar komodifikasi untuk meningkatkan omset penjualan, menaikkan rating media, dan meningkatkan jumlah penonton guna meraup keuntungan. konsep kecantikan ini dikonstruksi oleh media pada era yang berorientasi visual seperti saat ini, membuat masyarakat harus berhadapan dengan berbagai persoalan penyesuaian tubuh atas zaman dan selera yang sedang berubah.

Selama putih itu dianggap berbanding lurus dengan standar kecantikan, dianya akan selalu dikomoditikan.

Soal warna, biarkan saja mereka berkreasi. Mau pilih warna natural atau supranatural, bebas.

Putih itu hakmu tapi bau mulutmu bukan hak kami. Tolong ditelan sendiri.

Ngejar Holiwud smile, malah dapet Bantar Gebang smell.
Veneer sebagai benda tempelan, jika asal tempel berubahlah ia sebagai kotoran pengganggu. Masalahnya kotoran ini menempel secara permanen. Terlebih lagi, akan mengganggu organ pengunyahan secara keseluruhan yaitu gigi, gusi, tulang, otot dan syaraf-syaraf yang terlibat.


Pasien datang ingin membongkar veneer-nya yang terpasang sejak 8 bulan yang lalu.


Pasien merasa bau mulut semakin hebat hingga selalu memakai masker karena malu.


Selain bau mulut, pasien juga merasakan kesulitan mengunyah dan gusi mudah berdarah.


Jangan percayakan organ tubuhmu ditempeli bahan-bahan medis secara permanen oleh orang sekapasitas tukang salon. Jika sampai kenapa-kenapa, cacatnyapun bisa permanen dan mereka tidak mampu nolongin kamu. Ga sesederhana membantumu menghapus make up.

Dan mbok ya diingat, bahwa gigi dewasamu itu hanya dikasih 1x saja seumur hidupmu. Kok ya tega nganu-nganuin.

Dokumentasi kasus oleh drg @geminisari

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Follow Aja Dulu

Other Platform

Popular Posts