Highlight

Petaka Filler Payudara Seharga 13,5 Juta Salon Zaskia Studio & Beauty

Zaskia Studio & Beauty Bar melakukan perawatan gigi hingga ke filler payudara Salon yang makin serba bisa itu perlu dipertanyakan. Janga...

Wednesday, January 22, 2020


Makna kecantikan (ketampanan untuk laki-laki) yang hadir saat ini merupakan konstruksi sosial, yang tidak lagi cantik sebagaimana cantik, tapi cantik sebagai kebutuhan. Kebutuhan akan pengakuan sosial, penghargaan dan aktualisasi diri.

Beberapa pihak mengatakan bahwa kecantikan itu relatif bagi tiap orang. Tapi nyatanya secara sadar atau tidak, ada banyak kekuatan seperti media, produsen bahan kecantikan dan preferensi public figure yang mengendalikan konsep cantik ini.

Produk yang diiklankan dengan tajuk WHITENING membuktikan bahwa segala yang putih itu indah.

Inilah hegemoni. Adanya pertarungan dominasi penerimaan persepsi di masyarakat demi mencapai kepentingan bisnis misalnya, melalui penciptaan kesadaran palsu.

Persepsi cantik lahiriah inilah yang harus segera dihancurkan sebelum diskriminasi hingga sikap rasis mulai berkembang.

Istilah beauty is pain juga seharusnya tidak perlu disepakati. Kuwatir nanti para pegiat kecantikan itu memilih anoreksia-bulimia untuk bisa langsing, never ending surgery untuk merubah bentuk tubuh dan... rela sulit makan demi gigi putih berveneer. Seperti pada kasus-kasus berikut:









Apalagi didukung oleh penyedia jasa salon yang tak berkompeten yang mampu mengubah LIFESTYLE menjadi LIFESTEAL.

Tukang salon itu tidak dibekali satu ilmu tentang OKLUSI. Yaitu hubungan gigi-gigi rahang bawah dan rahang atas yang terjadi selama pergerakan rahang bawah hingga menutup dan berkontak secara maksimal.

Veneer yang tidak sesuai dengan bentuk dan ukuran, misalnya terlalu tebal atau terlalu panjang, akan mengganggu hubugan oklusal ini. Akibatnya, tidak nyaman untuk mengunyah makanan, terlalu mengganjal, adanya gigi yang tidak berkontak atau bahkan sakit.

Beruntunglah yang segera sadar bahwa melanjutkan hidup lebih penting ketimbang melanjutkan gaya hidup. Gimana bisa bergaya jika tidak hidup?

Hanya zombie yang bisa bergaya meski tidak hidup.

Credit case:
@drgdennisdominika
@jordifernando
@ozdentalcare
@honestofaeda
@econgbz
@doktergigisurabayatimur

Comic by:
@koasgigi
@shasasoso

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Follow Aja Dulu

Other Platform

Popular Posts