Highlight

Petaka Filler Payudara Seharga 13,5 Juta Salon Zaskia Studio & Beauty

Zaskia Studio & Beauty Bar melakukan perawatan gigi hingga ke filler payudara Salon yang makin serba bisa itu perlu dipertanyakan. Janga...

Saturday, January 18, 2020

Masyarakat be like: ke tukang karena cepat, langsung jadi tanpa anu-anu. Beda dengan dokter, prosesnya lama. Kunjungannya berkali-kali, prosesnya ini itu.

Suatu saat karya tetukangnya minta tumbal. Kesehatanmu terenggut. Datang ke dokter gigi, prosesnya malah lebih panjang ketimbang apa yang dahulu dibayangkan dan dicemaskan. Karena diagnosisnya sudah berubah, keparahannya sudah bertambah.

Perawatan gigi yang melanggar ilmu fisika, kimia dan biologi manusia dapat menyebabkan kegagalan perawatan, rusaknya mahkota gigi, karies berulang, ketidaknyamanan pasien, kematian jaringan pulpa hingga penyebaran infeksi. Setiap bahan dan teknik dari perawatangigi akan selalu memperhatikan aspek respon biologis manusia.

Laki-laki, 25 tahun, mengeluhkan giginya berubah warna dan terasa tidak nyaman. Setelah diperiksa, pada gigi yang menghitam tersebut terdapat akrilik (bahan pembuat gigi palsu) yang ditempelkan permanen oleh tukang gigi sejak 1,5 tahun yang lalu.

Setelah dibongkar, tampak gigi asli yang rusak parah. Akrilik yang tertempel difungsikan sebagai gigi palsu sekaligus tambalan untuk menutupi gigi yang rusak. Dari pemeriksaan, kedua gigi yang rusak parah tersebut sudah mati.

Pemeriksaan ronsen menunjukkan adanya area hitam di ujung akar. Menunjukkan bahwa infeksi sudah menyebabkan peradangan sampai ke jaringan pendukung di sekitar akar gigi.

Perawatan selanjutnya adalah perawatan saluran akar untuk membersihkan jaringan pulpa yang mati dan mensterilkan saluran akar guna menghilankan sumber infeksi. Kemudian dilanjutkan dengan pengisian saluran akar dan pemasangan pasak.

Tahap akhir adalah pemasangan jaket crown untuk gigi yang sudah selesai dilakukan perawatan saluran akar dan penambalan langsung untuk gigi yang kerusakannya belum parah.

Untuk penjelasan lebih lengkap ada di video youtube berikut:


Dari sini kita bisa melihat bahwa perbaikan gigi tidak hanya sekadar menutup atau menyembunyikan kerusakannya saja. Tapi ada aspek kesehatan yang harus diperhatikan.


Jika hanya sekadar tutup menutup, kucing saja lebih jago nutupin pupupnya.

Case by drg @daniayuchahyawati

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Follow Aja Dulu

Other Platform

Popular Posts