Highlight

Petaka Filler Payudara Seharga 13,5 Juta Salon Zaskia Studio & Beauty

Zaskia Studio & Beauty Bar melakukan perawatan gigi hingga ke filler payudara Salon yang makin serba bisa itu perlu dipertanyakan. Janga...

Thursday, May 7, 2020



Behel Thailand, namanya. Sebuah kawat yang diselubungi sedotan warna-warni. Kenalan dulu yuk biar makin maksimal julidnya.


Sebuah kawat yang diselubungi sedotan warna-warni. Kabarnya alat sampah ini diklaim pernah populer di Thailand.



Ada 2 jenis: YANG PERTAMA berjenis lepasan, berbahan kawat stainless steel yang biasa dipakai untuk ortho lepasan atau retainer. Agar lebih bergaya, dibalut sedotan nan unyu-unyu.

Behel Thailand lepasan
Behel Thailand lepasan ini dipasang dengan menyangkutkan tekukan kawat ke gigi belakang


YANG KEDUA jenis behel permanen. Lagi-lagi dengan balutan sedotan berwarna mencolok. Di masing-masing ujungnya terdapat satu atau dua braket. Sudah disiapkan bahan lem dikemas dalam 3 tabung suntik: etsa (biru) primer (bening) dan bonding (putih).

Seperangkat Behel Thailand dengan etsa, primer dan bonding untuk melekatkan di gigi secara permanen
Behel permanen dalam posisi terpasang di gigi


Jenis yang permanen ini memang harus dilekatkan secara permanen di gigi pada bagian braketnya. Dengan disertakannya paket lengkap lem mandiri, akan menjadi sangat praktis jika braket lepas. Ya tiinggal ngelem sendiri dan ngelem lagi. Begitu seterusnya sampai nge-fly.



Apakah benar hanya sekadar fesyen? Berikut fakta dari sisi medis:


Susunan gigimu itu berada dalam keseimbangan antara tekanan luar dari otot bibir dan pipi dan tekanan dalam dari otot lidah. Jika ada gaya lain yang mengganggu keseimbangannya, susunan gigi akan berubah.

Skema keseimbangan lengkung gigi dalam mulut



Adanya behel yang dipasang tanpa indikasi medis akan menekan dan menjalankan gigi tanpa arah dan tujuan. Ibaratnya jalan bareng, jadian kagak...


Untuk yang berjenis permanen, salah-salah, etsanya akan melarutkan gigi. Demikian juga dengan lemnya, jika tidak mengeras sempurna akan menyebabkan toksik dan menjadi alergen.


Untuk yang berjenis lepasan, bagian yang dicantolkan ke gigi geraham membuat gigi yang bersangkutan bergeser dan berjarak. Gusi bisa terdesak oleh kawat. Terjadi celah antar gigi, makanan nyelip mulu. Kegoyahan gigi bisa terjadi.


Lantas, apa faedahnya? Sudah keluar duit, berefek samping pula. Atau kemakan janji: setelah alatnya dipakai, kamu auto jago sawadikap skidipapap.


Masyarakat plus sixty two memang keseringan kemakan tren impor. Apa otak dan akalnya kudu pake nunggu impor juga?

Wednesday, May 6, 2020



Rabu, 6 Mei 2020, atau hanya empat hari dari pelaporan,  Bidang Pelayanan Kesehatan dan Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kendari telah melakukan investigasi ke Salon Zahra.

Sebelumnya, berita ini ramai di media sosial setelah akun instagram @kendariinfo memuat sebuah postingan iklan perawatan gigi sebuah salon kecantikan yang setelah diusut, si pemilik salon ini adalah seorang bidan. Bahkan oknum bidan yang pernah menjadi seorang caleg ini, memakai foto-foto colongan milik seorang dokter gigi sebagai materi iklannya. Kejadian ini menimbulkan kecaman baik dari masyarakat dan dari kalangan dokter gigi.

Berita lengkapnya bisa dibaca di sini:

"Nama salonnya sudah ganti." drg. Rahminingrum P, M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, menjelaskan, "Sekarang sudah berganti menjai Salon Cantik. Menurut pengakuan pemiliknya, salon tersebut baru berdiri sejak sebulan yang lalu."

Dijelaskan juga bahwa pemilik salon berinisial WW ini memang memiliki dasar pendidikan Bidan tapi tidak pernah melakukan praktik sebagai Bidan. Bahkan yang bersangkutan juga tidak pernah terdaftar sebagai anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Kota Kendari.

Dari keterangan WW, foto yang digunakan sebagai materi iklan perawatan gigi di salonnya diambil dari Google dengan setting publik. Bukan langsung diambil dari akun instagram milik drg. mirza Mangku Anom. Sepertinya oknum bidan ini tidak memahami bahwa gambar yang dicomot dari Google tidak sepenuhnya gratis dan bebas hak cipta. Mungkin tidak memahami bahwa Google selalu memberikan keterangan di setiap hasil pencarian gambarnya dengan kalimat "Images may be subject to copyright."

Lagipula, terlepas dari etika dan tata krama ijin mengambil gambar dari si pemilik foto, pemakaian foto yang tidak seusai untuk materi iklan adalah tindakan yang tidak pernah bisa diberikan pemakluman. Bukankah itu termasuk penipuan terhadap konsumen?

Menurut pengakuan WW, foto-foto tersebut diiklankan oleh karyawannya. Soal aturan, WW mengaku tidak tahu dan menganggap bahwa perawatan tersebut termasuk kategori fashion gigi.

Tidak tepat jika disebut fashion gigi jika alat, bahan dan metodenya mengimitasi apa yang lazim dikerjakan oleh dokter gigi. Salon ini terbukti melayani tambal gigi, gigi kelinci, behel gigi dan scaling gigi. Perawatan ini jelas bukan kompetensi tukang salon. Tanpa ada dasar indikasi medis, tindakannya akan sangat membahayakan. Apalagi di suasana pandemi Covid19 seperti saat ini, risiko penyebaran virus akibat tidak memadahinya perlindungan diri dan sterilisasi sangat tinggi.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Dinkes, yang bersangkutan mengerti dan siap bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kita semua berharap, kontrol sosial juga bisa membantu mengawasi praktisi-praktisi ilegal yang bekerja tidak sesuai dengan kompetensinya semacam ini dan siap melaporkan kepada Dinas Kesehatan setempat.



Saturday, May 2, 2020



Bidan kok melakukan perawatan gigi? Semua sudah paham bahwa seorang bidan tidak memiliki kewenangan di bidang kedokteran gigi. Jika masih saja bandel, bisa dibiliang bidan ini "salah lubang".

Tapi siapa sangka bahwa pemilik salon gigi yang diberinya tajuk SALON ZAHRA ini rupanya seorang bidan?

Terungkapnya identitas si pemilik salon ini bermula dari postingan di sebuah akun instagram @kendariinfo, portal informasi masyarakat Kendari dengan jumlah followers 111k. Postingan di akun tersebut adalah postingan iklan atau endorsement dengan caption berbunyi:

Lg promo beauty and healt:
veneer gigi, gigi kelinci, behel gigi, tambal gigi, scaling gigi
Smoting rambut
Warnai rambut
Krimba rambut

No telpon: 082129733388 

Postingan di akun instagram @kendariinfo
Ada 5 slide di postingan tersebut yang menunjukkan perawatan gigi seperti tambal gigi dan veneer gigi.
video veneer gigi

foto tambal gigi

foto gigi palsu yang di-veneer

foto tambal gigi
Laporan dari masyarakat tentang postingan ini masuk ke tim akun edukasi @korbantukanggigi (kortugi) melalui pesan ter-mention di kolom komentar. Sesaat setelah menerima laporan, tim Kortugi segera mencari tahu perihal informasi lebih lanjut dari SALON ZAHRA ini.

Namun setelah berita ini riuh diangkat di akun instagram @korbantukanggigi, admin @kendariinfo langsung menarik postingan tersebut. Sayangnya, tidak ada klarifikasi resmi dari akun tersebut untuk para followers-nya. Sehingga efek dari iklan tersebut masih dimungkinkan menjangkau dan memberikan pengaruh negatif pada para followers-nya.

1. Berawal dari nomer WA
Penggalian informasi pertamakali dimulai dari nomer WA yang tercantum pada postingannya. Nomer ini mengarahkan ke dua akun Facebook bernama Syahwa Princess Evangestania dan Zara Princes.

Hasil pencarian no HP/WA
Profil si pemilik akun

2. Identitas si pemilik akun
Kedua akun Facebook tersebut dimiliki olah orang yang sama yaitu oknum bidan berinisial WW.
Postingan foto profil Facebook


3. Ketemu juga akun instagramnya
Nomer WA yang tercantum juga mengarahkan pencarian via mesin pencari Google ke akun instagramnya.
Akun instagram

4. Hasil pencarian nama di mesin pencari Google
Dari informasi nama, nampaknya oknum bidan ini cukup banyak memiliki jejak digital.
Hasil pencarian Google
5. Ternyata Calon DPRD Provinsi Dapil Sulawesi Tenggara tahun 2019
Dalam sebuah situs pintarmemilih.id, identitas WW sangat lengkap. Bahkan daftar riwayat hidup pun bisa di-download.
Profil lengkap di portal pintarmemilih.id
Begitu juga di beberapa artikel portal berita online.

laman artikel berita online detiksultra.com
6. Diketahui foto yang digunakan beriklan adalah foto curian
Atas info dari beberapa pihak, diketahui bahwa foto iklan yang terpampang di akun instagram @kendariinfo adalah foto colongan dari sebuah akun instagram milik dokter gigi Mirza Mangku Anom (@drg.mirza) dengan atermark logo klinik Syaify Dental yang sudah terpotong.

Kiri: foto yang digunakan untuk beriklan.
Kanan: foto yang diposting oleh pemilik asli drg. Mirza Mangku Anom

7. Sikap drg. Mirza
Dokter gigi Mirza Mangku Anom beserta tim Syaify Dental via Direct Message Instagram memberikan peringatan keras kepada WW di akunnya @zahra_princess95 atas pencomotan fotonya untuk kepentingan iklan usaha ilegal Zahra Salon.

Terlebih, tidak hanya sekali ini saja drg. Mirza mengalami pencurian foto untuk kepentingan jualan oknum tukang salon gigi dengan segala tindakan gigi ilegalnya. Tukang salon itu tidak akan pernah memahami betapa sulitnya studi yang harus ditempuh oleh seorang dokter gigi untuk bisa menghasilkan satu foto dokumentasi perawatan yang bisa dibanggakan tersebut. Tak terhitung waktu, tenaga dan finansial yang dicurahkan untuk bisa memantaskan diri menyandang gelar dokter gigi.

Terlepas etika dan hukum pembajakan karya, masalah ini berdampak lebih besar ke masyarakat karena telah memberikan informasi palsu terkait perawatan gigi. Pun, perawatan giginya tidak memiliki legalitas dan kompetensi.

Materi iklan palsu ini akan menaikkan ekspektasi masyarakat dan membuat lebih banyak lagi masyarakat yang akan memanfaatkan jasa layanan salon gigi nonlegal ini. Tentu saja risiko terbesar yang akan dihadapi adalah di masyarakat yang menjadi pemakai jasa ini. Mulai dari hasil yang tidak sesuai hingga ke masalah kesehatan serius atas efek samping dari tindakan yang tidak didasari ilmu medis.


Powered by Blogger.

Follow Aja Dulu

Other Platform

Popular Posts