Highlight

Petaka Filler Payudara Seharga 13,5 Juta Salon Zaskia Studio & Beauty

Zaskia Studio & Beauty Bar melakukan perawatan gigi hingga ke filler payudara Salon yang makin serba bisa itu perlu dipertanyakan. Janga...

Tuesday, September 15, 2020



Seorang remaja, 14 tahun, minder karena terdapat benjolan di gusi yang makin membesar dan hampir setiap hari berdarah. Riwayat pernah memakai behel tetukang selama 6 bulan.

 Terjadinya perubahan hormonal, sulitnya pembersihan gigi karena adanya behel dan perlukaan dari komponen behelnya menjadi faktor yag memperparah kondisi ini.

 Pasien datang dengan braket yang sudah dilepas. Dari bekas lemnya, posisi braket memang sangat berdekatan dengan benjolan. Dengan demikian, iritasi membuat benjolan membesar - semakin membesar semakin teriritasi oleh braket - begitu seterusnya.


Semua orang bisa memasang behel. Tapi tidak semua orang bisa memahami respon jaringan ketika terkena perlukaan, iritasi berkelanjutan dan lebih jauh lagi: pengaruh hormonal yang akan memperparah kondisi tersebut.

Soal hormonal, tetukang itu paling banter taunya cuman soal PMS. Dah, gitu doang.

Orang yang memasang behel tanpa mengkaji kesehatan secara keseluruhan tidak menganggapmu sebagai mahluk hidup. Paling cuma dianggap seonggok daging bergigi yang bisa merogoh kantong dan siap menyerahkan duit.

Jika kamu kena masalah, sambatmu akan dijawab oleh suara hatimu sendiri. Jawaban si hati: yaudah ambil hikmahnya saja.

Si tetukang nyalain rokok, siap mbehel lagi.

Gitu.

Dokumentasi kasus oleh dokter gigi @drgandrikusbandi yang mampu menjawab sambatan si adek dengan perawatan pemotongan gusi yang cepat dan rapi.

via @drgandrikusbandi | ig



0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Follow Aja Dulu

Other Platform

Popular Posts