Highlight

Petaka Filler Payudara Seharga 13,5 Juta Salon Zaskia Studio & Beauty

Zaskia Studio & Beauty Bar melakukan perawatan gigi hingga ke filler payudara Salon yang makin serba bisa itu perlu dipertanyakan. Janga...

Monday, September 7, 2020




Dok saya rajin gosok gigi tiap hari tapi kenapa ga mau putih-putih?

Kenapa harus mengejar putih?

Gigi putih setelah sikat gigi itu sejatinya adalah sesatnya bahasa iklan. Dikatakannya gigi putih itu gigi sehat. Nyatanya warna gigi alami itu tidak putih. Warna gigi berasal dari warna lapisan dentin yang alaminya berwarna agak kuning. Lapisan terluar yang melapisi dentin adalah email gigi. Jadi tingkat kecerahan gigi ini dipengaruhi oleh tebal tipisnya email yang melapisi dentin ini. Jadi gigi orang lanjut usia yang emailnya cenderung sudah terkikis, warnanya akan semakin kuning.

Sekarang kita bicara tentang pasta gigi.

Di luar janji-janji iklan, pasta gigi tidak pernah bisa mengubah warna asli atau warna alaminya gigi. Bahkan pasta gigi pemutih sekalipun.

Pasta gigi pemutih hanya mampu membersihkan kotoran yang menempel di luar permukaan gigi. Benar jika seolah kecerahan gigi meningkat setelahnya. Tapi itu hanya karena gigi kembali ke warna aslinya, tentu saja setelah kotoran yang menutupinya hilang.

Pasta gigi mengandung bahan abrasif atau pengikis. Bahan inilah yang mampu membersihkan kotoran atau pewarnaan pada gigi yang menyebabkan gigi terlihat lebih kuning. Pewarnaan ini bisa diakibatkan oleh rokok, kopi, teh, wine atau minuman bersoda. Atas dasar inilah, jangan sampai kamu mengejar gigi putih kemudian sikat gigimu berlebihan, yang akibatnya adalah email gigi terkikis dan justru akan membuat tampilan gigi menjadi lebih kuning karena tampilan dentin menjadi lebih tampak dari luar setelah menipisnya lapisan email ini. Ingat kan, bahwa warna gigi itu adalah tampilan dari warna dentin yang normalnya berwarna kekuningan.

Kemampuan pasta gigi dalam membersihkan noda penyebab gigi kuning juga terbatas. Endapan rokok yang sangat tebal misanya, atau karang gigi, tidak bisa dibersihkan dengan sikat gigi biasa. Harus dilakukan pembersihan dengan alat oleh dokter gigi atau perawat gigi. Proses ini disebut scaling yang akan membersihkan karang gigi sekaligus noda gigi yang tidak bisa dibersihkan dengan cara sikat gigi biasa.




Jika ingin mengubah warna asli gigi agar menjadi lebih cerah lagi, perlu bahan yang mampu menembus email gigi. Pasta gigi tidak bisa melakukan pekerjaan ini karena pasta gigi tidak mampu menembus email gigi, meskipun disebut-sebut termasuk jenis pasta gigi pemutih. Perlu bahan pemutih yang mengandung peroxide. Bahan ini adalah bahan medis yang hanya bisa diaplikasikan oleh dokter gigi.

Pemutihan gigi atau bleaching yang dilakukan oleh dokter gigi ini mampu meningkatkan kecerahan warna gigi asli. Metodenya ada 2 macam: in office bleaching atau pemutihan gigi yang dilakukan di klinik dokter gigi. Bleaching jenis ini akan menghasilkan perubahan warna yang signifikan dalam sekali kunjugan.

Jenis yang lain adalah at home bleaching. Meski bisa dilakukan di rumah oleh pasien sendiri, tentu saja harus tetap diawali dengan pemeriksaan dan aturan pakai dari dokter gigi. Dokter akan membuatkan tray tempat meletakkan bahan pemutih gigi yang pas dengan gigimu. Kemudian kamu bisa memakainya sendiri di rumah sesuai aturan dan arahan dokter gigimu.

Hal terpenting soal usaha memutihkan gigi adalah: selalu konsltasikan ke dokter gigi sebelum memutuskan untuk melakukan perawatan tersebut. Jika kamu memiliki gigi yang rusak, menghitam, gigi berlubang, terdapat tambalan yang besar atau terdapat mahkota gigi, maka pemutihan atau bleaching gigi tidak akan efektif.

Dan satu hal yang perlu dipahami dalam upaya meluruskan persepsi di masyarakat:

Jika faktanya gigi, gusi dan jaringan pendukungnya sudah sehat, seberapapun putihnya gigimu itu tidak penting.


0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Follow Aja Dulu

Other Platform

Popular Posts