Highlight

Petaka Filler Payudara Seharga 13,5 Juta Salon Zaskia Studio & Beauty

Zaskia Studio & Beauty Bar melakukan perawatan gigi hingga ke filler payudara Salon yang makin serba bisa itu perlu dipertanyakan. Janga...

Friday, September 25, 2020

Powerchain ibarat obat dosis tinggi. Efeknya keras. Memakai power O atau powerchain itu bukan pilihan. Tak bisa dipilih sendiri tanpa anjuran dokter. Lagipula behel pukan prasmanan yang komponennya bisa dipilih sendiri sesuka hati. Bukan sekadar pelengkap asesori, tapi tahapan yang yang harus dilalui berdasarkan pertimbangan indikasi medis. Dokter akan memberikan powerchain bila dibutuhkan.

Pun behel itu tidak akan pernah menjadi menjadi 2 opsi: behel perawatan atau fashion.Semua behel itu berefek di gigi. Pasti gigi akan bergerak. Tidak ada yang namanya behel fashion.

Alat behel jika dipegang orang yang tak berilmu bagaikan magic ring nya Sauron (Lord of the Ring). Membuat pemegangnya menjadi orang yang tamak yang hanya mengejar isi perut dan isi dompet semata.

Di tangan orang yang tidak berilmu, orthodontik menjadi kekuatan jahat. Bayangkan saja, dianya mampu membengkokkan tulang rahang. Lebih jauh lagi tulang punggung keluarga ikutan bertekuk lutut untuk membiayai perawatan perbaikan gigi yang terlanjur parah.

Dark side of the force, kata penggemar Star Wars.

Berikut adalah kompilasi kerusakan gigi akibat pemakaian powerchain atau karet sambung yang tidak sesuai dengan kebutuhan medis.


KASUS #1
Gigi taring sampai tertarik sedemikian rupa. Naik dan maju ke depan.

KASUS #2
Pasien 17 tahun. Hanya 8 bulan saja lengkung rahangnya jadi seperti kipas.

KASUS #3
Pasien 25 tahun merasakan gusi gampang sekali berdarah. Gigi dirasa makin keluar. Sudut mulut sakit karena terganjal oleh gigi. Pemakaian behel sejak 2 tahun yang lalu. | Dokumentasi: drg. Yosua Randa
Dokumentasi: drg. Yosua Randa
Dokumentasi: drg. Yosua Randa


KASUS #4
Tiga bulan menjelang lamaran, giginya malah selonjoran.
Jika gigi dipaksa mundur dalam waktu sesingkat itu, tulang penyangga gigi akan longgar. Gigi bisa lepas. Jika gigi dicabut semua kemudian digantikan gigi tiruan, tulang rahang sudah terlanjur offside. Gigi bisa dibuat masuk tapi tulang rahang tetap nongol.



KASUS #5
Pasien datang ingin lepas behel krn merasa sdh lama psg behel tp hasilnya ga rapi. Gigi berjejal, bertumpuk karena tarikan karet sambung, kebersihan mulut buruk dan banyak gigi yang rusak. | Dokumentasi: drg. Dian Saliasih

KASUS #6
Siswi 16 tahun, kondisi giginya seperti pada gambar, memasang behel di tukang gigi 3 bulan yang lalu. Sekarang giginya goyah, gusi meradang, karang gigi menumpuk dan sudah sangat jelas, giginya berserakan.

KASUS #7
Wanita, 25 tahun, mengeluhkan giginya tidak bisa dipakai untuk mengunyah. Lengkung rahang atas dan bawah tidak bisa ketemu secara harmonis lagi. | Dokumentasi: drg. Arya Al Mursyid

KASUS #8
Setelah 3 tahun pasang behel.

KASUS #9
Wanita, 21 tahun, datang ke dokter gigi hanya untuk kontrol dan ganti karet. Tidak menyadari kerusakan parah yang ada di giginya. | Dokumentasi: drg. Milda Sari Lubis, Sp. Ort

KASUS #10
Dokumentasi: drg. Giri Binar Mentari



KASUS #11
Siswa ini kebetulan ditemukan saat skrining. Dokter gigi berkunjung ke sekolah untuk melakukan pemeriksaan. Bukan si korban yang menemui dokternya.

Itu berarti dia masih belum menyadari apa yang terjadi di giginya. | Dokumentasi: drg. Rika Novalita

KASUS #12
Gigi terkuncir. | Dokumentasi: drg. Sheena Lionie

KASUS #13
Karet sambung + wireless = tarikan gigi tak terkendali.

KASUS #14
Wanita, 17 tahun, dibawa orang tuanya ke tukang gigi. Alasannya miris bin tragis: orang tuanya beranggapan bahwa tukang gigi sama saja dengan dokter gigi. Wajar, orang tuanya minim informasi.
Kebersihan mulut sangat buruk. Beberapa gigi kanan atas sampai keluar lengkung karena tarikan yang tidak terkontrol. Setelah dilepas, banyak lubang gigi di mana-mana

KASUS #15
Wanita, 19 tahun, memakai behel tukang sejak 3 bulan yang lalau. Gigi belakangnya keluar lengkung.

KASUS #16
Abses karena kebersihan dan tarikan yang tak terkontrol (1). Peradangan gusi (2). Wireless/tanpa kawat (3). Braket salah tempat (4) | dokumentasi: drg. Wira Zeko

Wanita, 22 tahun. Sudah tiga tahun behel tukang itu terpasang di giginya. | dokumentasi: drg. Wira Zeko

Dokumentasi: drg. Wira Zeko

Dokumentasi: drg. Wira Zeko

KASUS #17
Lengkung rahang bawah jadi kotak.

Dalam ilmu ortodontik, satu komponen kecil saja saja bisa merubah gerak gigi. Satu tekukan kecil saja sangat berarti. Selisih satu mili saja bisa menentukan nanti malam harus begadang lagi untuk menghadapi dosen pembimbing di hari berikutnya. Padahal beliau hanya bilang: yakin?

Karena salah perhitungan bisa-bisa lengkung gigi jadi kotak seperti di atas. Saking kotaknya, suaranya mungkin ikut-ikutan berubah mirip Tantri.

1 comment:

  1. baru baca beberapa kalimat, kok tiba2 ada nada bicaranya. eh baca nama yang nulis rupanya yang sempat muncul di fyp. ya Allah lindungi hamba Mu dari tukang gigi aniaya.

    keep up the good works, doc!

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Follow Aja Dulu

Other Platform

Popular Posts