Highlight

Petaka Filler Payudara Seharga 13,5 Juta Salon Zaskia Studio & Beauty

Zaskia Studio & Beauty Bar melakukan perawatan gigi hingga ke filler payudara Salon yang makin serba bisa itu perlu dipertanyakan. Janga...

Tuesday, September 15, 2020



Mungkin kita tidak pernah mengenal behel di masa kanak-kanak. Tapi cukupkah wawasan kita sebagai orang tua atau calon orang tua untuk menyelamatkan anak-anak kita untuk tidak kemakan tren Behel Sebagai Simbol Status Sosial? 

Berikut adalah sebuah ulasan tentang rentannya masa depan gigi anak.

Melihat foto-foto ini di sebuah akun tukang salon gigi, seorang dokter gigi bisa auto nyesek. Kami dokter gigi diajarkan untuk bisa memperkirakan usia seseorang dengan kondisi giginya. Foto-foto berikut adalah sebenar-benarnya anak yang masih mutlak butuh otoritas orang tua.

Ini adalah anak yang sama, yang terdokumentasikan di akun instagram tukang salonnya. Telah diurutkan secara kronologis.

via: mairustudio | ig


via: mairustudio | ig


via: mairustudio | ig


via: mairustudio | ig


Menggerakkan gigi akan menggerakkan tulangnya juga. Jika dilakukan di usia tumbuh kembang, situasinya jadi situasu. Ambyar jika tidak didasari ilmu medis. Bahkan bisa jadi malah jadi penghambat pertumbuhannya akibat pager behel bak pasungan setan itu. 





via: mairustudio | ig


via: mairustudio | ig

via: mairustudio | ig


Konsep logikanya sebenarnya sederhana: mengubah susunan gigi dan bentuk rahang di masa tumbuh kembang, seperti membengkokkan dahan pohon. Di akhir tumbuh kembangnya, simpangan bentuk dan posisinya jadi parah banget dan sulit diperbaiki karena sudah terlanjur permanen.

via: mairustudio | ig


Otoritas anak ada di kamu. Wawasanmu soal kesehatan gigi punya peran penting. Jangan sampai kebutuhan dasar anak atas kesehatan malah terabaikan demi gaya. Seperti di foto ini, mana yang utama? Shine bright like a diamond atau perawatan gigi mati yang bisa jadi sumber infeksi?


via: mairustudio | ig



via: mairustudio | ig



via: mairustudio | ig


Beruntunglah kamu yang berwawasan soal dinamika praktisi gigi ilegal ini. Agar kelak, anak-anakmu itu tidak menjadi korban atas keawaman orang tuanya sendiri dan mengorbankan masa depan biopsikososialnya di kemudian hari di tangan tukang salon gigi.

Aspek biologis tentu berhubungan erat dengan kesehatan dan fungsi normal organ-organ yang terkait dan tubuh secara keseluruhan. Pernah mikirin sampai ke dampak psikososial si anaknya ga? Aspek ini bener-bener bakal jadi berita yang menyedihkan.

Lanjutin bacanya ya...

Ngerasa ga kalau bahan utama bully-an di masyarakat itu sering banget ditujukan untuk MASALAH GIGI? Susunan gigi rusak akibat perawatan yang salah langsung ngefek ke kepercayaan diri si anak. Bikin depresi? Sangat mungkin! Bakal ngefek juga ke kepribadian.

Ga berhenti sampai situ, gigi yang terlanjur rusak sampai usia dewasa akan ngefek ke karir dan ga bisa dipungkiri, relationship juga ngefek. Soal karir, tau donk profesi apa saja yang mewajibkan giginya sehat?

Beruntunglah kamu yang berwawasan soal dinamika praktisi gigi ilegal ini. Agar kelak, anak-anakmu itu tidak menjadi korban atas keawaman orang tuanya sendiri dan mengorbankan masa depan biopsikososialnya di kemudian hari di tangan tukang salon gigi.

Jangan sampai anak-anak dikorbankan demi modis, mengubah medis menjadi modus.











0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Follow Aja Dulu

Other Platform

Popular Posts